Pahawang_Jelajah Nusantara

“Suara, nyanyian, musik, gunung, pantai, langit, padang pasir, laut yang membuat mereka indah sesungguhnya hal yang tidak kelihatan. Matahari juga tak bisa ditatap langsung oleh mata, tetapi yang membuatnya indah bukan hal yang bisa ditatap langsung oleh mata kan? Selalu ada sesuatu. Sesuatu yang misterius tetapi sangat bermakna. Itulah yang harus kau temukan… Keindahan bukanlah yang kau dengar atau lihat. Keindahan adalah yang kau rasakan. Jauh sampai ke dalam hati.” author: Fahd Djibran

_DSC8577

Kali ini saya mau bercerita tentang liburan singkat ke Pahawang, keseruan ini dimulai ketika ada ajakan dari teman yang ingin mengunjungi Pahawang yang tentu saja ajakannya langsung saya iyakan, maklum… waktunya pas dengan adanya hari libur dan belum ada jadwal untuk hari itu.

IMG_0780

Rencana awalnya kami ingin menggunakan kereta api, berangkat jumat malam dan sampai dihari sabtu pagi, namun apa daya kami kehabisan tiket kereta hahaha akhirnya kami menggunakan pesawat terbang. Kami berangkat sabtu sore, dengan waktu tempuh kurang dari satu jam kami mendarat di Bandar Udara Internasional Radin Inten II, Lampung. 

IMG_0781

Begitu sampai hal pertama yang kami lakukan setelah keluar bandara adalah mencari makan malam, hujan dan macet membuat kami cukup lama untuk akhirnya bisa menikmati makan malam 😀  karena tempat opsi pertama tutup akhirnya kami pindah ke opsi kedua, akhirnya kami makan di Nasi Uduk Toha, 6 orang dengan porsi 10 orang 😀 😀 ada yang kelaparan sepertinya. Hari ini ditutup dengan beristirahat dihotel.

Hari kedua, sekitar jam 8 pagi, kami sampai di dermaga, kami sudah siap untuk menikmati keindahan Pahawang, karena kami perginya agak mendadak dengan jumlah orang yang sedikit, hanya 5 orang, akhirnya kami memutuskan menggunakan jasa travel untuk open trip. Ada enaknya juga sesekali menggunakan jasa travel, perlengkapan, transpor dan makanan sudah tersedia 🙂

IMG_0782

 

Kami mengunjungi 3 spot snorkeling, ketiganya memiliki kedalaman yang berbeda, spot pertama yang tidak begitu dalam menjadi tempat kami untuk berfoto dan membiasakan diri (entah sudah berapa lama saya ngak snorkeling, kagok juga jadinya hahaha)

DCIM100GOPROGOPR0222.

DCIM100GOPROGOPR0222.

RIRX6477

Siangnya kami berlabuh di sebuah pulau kecil berpenghuni untuk menikmati makan siang, menikmati santapan sederhana dengan pemandangan laut yang mempesona semakin menambah nikmatnya makan siang kami ( sepertinya penggambaran yang berlebihan ya? hehe ) setelah makan siang kami menyusuri pulau tersebut, pulau tersebut ternyata berpenghuni bahkan sesekali kami berpapasan dengan warga yang mengendarai sepeda motor, kadang juga berpapasan dengan warga yang sedang memikul tumpukan kayu kering, kami disapa dengan sangat ramah, kearifan lokal yang sangat menenangkan.

Setelah makan siang kami ke spot snorkeling ketiga, tingkat kedalamannya pun lebih dalam. Biota lautnya pun lebih beragam, terumbu karang yang ada di spot ini adalah terumbu karang buatan, sehingga besarannya pun cukup seragam. Mungkin karena ombaknya, sayanya cepat merasa lelah (hahaha, alasan ini mah) dan akhirnya memutuskan naik ke perahu lebih awal dan menikmati keramaian orang-orang yang sedang snorkeling dan mengambil beberapa gambar dengan sudut yang berbeda, juga memberi saya waktu untuk menikmati sekeliling, mengamati tingkah polah orang-orang yang snorkeling (saking ramainya kami sering bertabrakan, pada saat itu ada kurang lebih 8 perahu yang sedang berada di spot itu), menikmati hembusan angin sore (sayangnya cemilan kami tertinggal di  mobil, kalau ngak, pastinya saya sedang ngemil saat itu). Terumbu karang buatan ini merupakan salah satu langkah untuk melestarikan lingkungan, kita sebagai wisatawan juga bisa berpartisipasi tentunya, salah satunya jangan membuang sampah kita di sembarang tempat, orang keren itu ngak buang sampah disembarang tempat, bener ngak? 🙂

EDFA0664

Sebelum kami kembali ke dermaga, kami sejenak menikmati keindahan pasir putih seperti gambar diatas. Villa berdermaga tersebut adalah area terlarang bagi wisatawan dikarenakan merupakan properti pribadi, namun tidak membatasi kami untuk mengambil foto berlatar villa cantik tersebut. Perjalanan kembali kami ke dermaga terasa lebih lama dari pada saat berangkat pagi tadi, kami segera beberes sesampainya kami didermaga, menyelesaikan urusan administrasi (maksudnya pembayaran) dengan travel dan kembali ke kota lampung. Teman – teman selain saya tentunya akan menggunakan kereta api menuju ke Palembang sedangkan saya akan menuju Jakarta esok harinya menggunakan pesawat udara, sebelum berpisah tentu saja kami menikmati kelezatan bakso sony yang tersohor. Perut terisi dan kembali ke hotel, saatnya untuk beristirahat. Berharap perjalanan teman-teman menyenangkan (perjalanan terakhir saya menggunakan kereta api dari Lampung – Palembang selama 15 jam cukup melelahkan). Dan terima kasih sudah mau membaca tulisan ini sampai habis….. mari berlibur ke pantai 😉

IMG_2187

Tulisan ini juga diperuntukan untuk mengikuti blog competition #travelingwitherigo dan #blogcompetitionerigo2016 .Selamat menjelajah nusantara teman-teman.

Bangka

“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah (Rumah Kaca, h. 352)” Pramoedya Ananta Toer.

IMG_8193

Tidak seperti biasanya ketika saya berada di Bandara, biasanya hanya sendiri menikmati segelas minuman sembari menunggu jadwal boarding diumumkan. Kali ini dimana pun saya melihat, pasti akan ada wajah yang tampak familiar, yang biasanya hanya berbicara seperlunya menjadi sangat cerewet. Mungkin kalian bingung mengenai situasi yang saya ceritakan ini. Saya yang biasanya dinas sendiri atau jika sedang beruntung dinas berdua, kali ini akan naik pesawat dengan seluruh teman kantor, bisa kalian bayangkan betapa ramainya kami, hal yang biasa terjadi jika berangkat segerombolan, awalnya terasa aneh tapi akhirnya menjadi terbiasa. Penumpang pesawat pun 95% diisi oleh kami 😀 yup, kami akan melaksanakan Employee Gathering, tepatnya di Pulau Bangka.

Kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari, hari pertama diawali dengan perjalanan singkat melalui udara dari kota Palembang menuju kota Bangka (rasanya baru take off ehh udah ada pengumuman mau landing ckckckc). Sesampainya kami di Bangka, kami langsung menuju pusat oleh-oleh Bangka Tradisional Snack (BTS).

Setelah berbelanja oleh-oleh kami mampir ke sebuah pantai (lupa namanya 😀 maapkeunlah) mampir hanya untuk sekedar meluruskan pinggang dan berfoto bersama, karena waktu yang disediakan sedikit, saya belum begitu bisa mengamati pantai ini lebih detail (emang mau buat apa wi?). Perjalanan selanjutnya menuju Bangka Botanical Garden yang menurut artikel yang saya baca, BBG adalah salah satu icon agrowisata favorit di Bangka, yang memiliki perkebunan buah naga dan aneka sayur mayur serta peternakan sapi, namun karena keterbatasan waktu sebagian besar dari kami lebih tertarik dengan keindahan pohon cemara yang ditanam rapi di kiri kanan jalan.

Selesai menikmati indahnya pepohonan, rombongan kami dipisah, ada yang solat jumat dan sisanya menikmati durian Bangka (padahal kemaren saya baru makan duren banyak hehehe)  dan berkumpul kembali untuk menikmati makan siang yang tentu saja dengan menu seafood khas Bangka.

Sebelum kami berangkat ke hotel, kami mengunjungi Pagoda Vihara Puri Tri Agung dan menikmati keindahan pantai Tikus. Penjelasan dari tour guide kami, pantai tersebut disebut dengan nama pantai tikus karena mempunyai banyak sekali jalan setapak atau jalan tikus, dahulunya jalan setapak itu di buat oleh pencari timah gelap untuk jalan membawa timah ke sisi pantai.

 

Pantai selanjutnya (dan terakhir dihari itu) yang kami kunjungi adalah pantai Tanjung Pesona dan dalam 3 hari ini kegiatan kami akan dilaksanakan dalam area Tanjung Pesona Beach Resort & Spa (jadi serasa punya pantai sendiri hehe), dipinggir pantai ini kami menikmati angin dan pemandangan, memanjakan diri dengan pasir dan air pantai yang berombak dan tentu saja tidak lupa untuk mengambil beberapa foto 🙂

IMG_8257

Saatnya beristirahat, terima kasih sudah mampir di blog ini 🙂

IMG_2187

Tulisan ini juga diperuntukan untuk mengikuti blog competition #travelingwitherigo dan #blogcompetitionerigo2016 .Selamat menjelajah nusantara teman-teman.