Transit

Hidup hanya sebentar, maka lakukan yang terbaik, nikmati tiap waktunya dan bersyukur atas segala yang ada by anomim

kl5

Hai, kali ini saya mau bercerita mengenai awal liburan kami, seperti yang saya ceritakan dipostingan sebelumnya, Kuala Lumpur menjadi titik berkumpul kami, rombongan pertama yang sampai adalah saya (dari Makassar) dan 2 teman lagi (Jakarta dan Bandung) yang kebetulan papasan di Jakarta, beberapa menit kemudian teman-teman dari Palembang tiba, karena rombongan terakhir dari Surabaya akan tiba masih cukup lama kami putuskan untuk makan dan check in terlebih dahulu. Di Kuala Lumpur khususnya di Bandara tidak terlalu sulit untuk menemukan makanan halal, dimana hal tersebut merupakan salah satu hal yang harus seorang muslim/muslimah perhatikan ketika berlibur ke Negara yang minoritas Islam (untungnya Kuala Lumpur belum termasuk). Agar lebih mudah, sebelum berangkat kita bisa mencari tahu lebih dahulu lokasi makanan halal yang dekat dengan lokasi liburan yang akan kita datangi atau bertanya mengenai makanan pada penjual/koki tersebut, atau memanfaatkan beberapa aplikasi muslim. Pada saat makan itu, saya baru tersadar bahwa saya lupa membawa sambal….aaaaah tidak, padahal sudah saya persiapkan jauh-jauh hari (ngak penting ya? menurut saya ini adalah hal penting 😀 😀 😀 😀 ), setelah mengisi perut kami lanjutkan perjalanan ke hotel, berhubung hotel berada didalam kawasan bandara, kami hanya berjalan kaki untuk sampai kesana, disini kami menginap di Tune hotel  untuk satu malam saja karena esok harinya kami akan melanjutkan perjalanan.

Sore harinya, akhirnya teman yang dari Surabaya tiba dan kami memutuskan untuk mengunjungi daerah Putrajaya. Dengan menggunakan bis tidak beberapa lama kami sampai  di Putrajaya, tempat khusus yang ingin kami datangi adalah Masjid Putra Jaya. Memasuki kawasan masjid, ada beberapa petugas yang menjaga keamanan dan ketertiban masjid dan pengunjung yang dianggap pakaiannya tidak cukup syar’I disediakan jubah dari pihak masjid. Area Masjid menurut saya tergolong luas, arsitektur bangunannya pun bagus, pemandangan disekitar masjid pun cantik, oh iya pada saat turun dari bus ada banyak aroma makanan yang menggoda dari arah kantin yang letaknya tidak jauh dari Masjid. Setelah beberapa teman beribadah dan mengambil beberapa foto kami melanjutkan perjalanan berkeliling Putrajaya. Tidak jauh dari masjid kami mendapat beberapa kantor pemerintahan yang bagus untuk dijadikan spot foto hehhehe daerah ini merupakan pusat administrasi dari Negeri Malaysia. Haripun mulai beranjak gelap, kami putuskan untuk meninggalkan daerah Putrajaya dan menuju ke Petronas, setibanya disana hari sudah beranjak malam, mungkin karena sudah pernah kesana saya jadi kurang begitu semangat untuk berfoto disana 😀 hanya lebih senang berlagak menjadi photographer untuk teman-teman 😀 😀 dan akhirnya kami kembali ke hotel untuk beristirahat karena besok kami akan melanjutkan perjalanan menuju Jepang 😀 good night …….. To be continued

KL2

wikfa.com

Iklan

Pahawang_Jelajah Nusantara

“Suara, nyanyian, musik, gunung, pantai, langit, padang pasir, laut yang membuat mereka indah sesungguhnya hal yang tidak kelihatan. Matahari juga tak bisa ditatap langsung oleh mata, tetapi yang membuatnya indah bukan hal yang bisa ditatap langsung oleh mata kan? Selalu ada sesuatu. Sesuatu yang misterius tetapi sangat bermakna. Itulah yang harus kau temukan… Keindahan bukanlah yang kau dengar atau lihat. Keindahan adalah yang kau rasakan. Jauh sampai ke dalam hati.” author: Fahd Djibran

_DSC8577

Kali ini saya mau bercerita tentang liburan singkat ke Pahawang, keseruan ini dimulai ketika ada ajakan dari teman yang ingin mengunjungi Pahawang yang tentu saja ajakannya langsung saya iyakan, maklum… waktunya pas dengan adanya hari libur dan belum ada jadwal untuk hari itu.

IMG_0780

Rencana awalnya kami ingin menggunakan kereta api, berangkat jumat malam dan sampai dihari sabtu pagi, namun apa daya kami kehabisan tiket kereta hahaha akhirnya kami menggunakan pesawat terbang. Kami berangkat sabtu sore, dengan waktu tempuh kurang dari satu jam kami mendarat di Bandar Udara Internasional Radin Inten II, Lampung. 

IMG_0781

Begitu sampai hal pertama yang kami lakukan setelah keluar bandara adalah mencari makan malam, hujan dan macet membuat kami cukup lama untuk akhirnya bisa menikmati makan malam 😀  karena tempat opsi pertama tutup akhirnya kami pindah ke opsi kedua, akhirnya kami makan di Nasi Uduk Toha, 6 orang dengan porsi 10 orang 😀 😀 ada yang kelaparan sepertinya. Hari ini ditutup dengan beristirahat dihotel.

Hari kedua, sekitar jam 8 pagi, kami sampai di dermaga, kami sudah siap untuk menikmati keindahan Pahawang, karena kami perginya agak mendadak dengan jumlah orang yang sedikit, hanya 5 orang, akhirnya kami memutuskan menggunakan jasa travel untuk open trip. Ada enaknya juga sesekali menggunakan jasa travel, perlengkapan, transpor dan makanan sudah tersedia 🙂

IMG_0782

 

Kami mengunjungi 3 spot snorkeling, ketiganya memiliki kedalaman yang berbeda, spot pertama yang tidak begitu dalam menjadi tempat kami untuk berfoto dan membiasakan diri (entah sudah berapa lama saya ngak snorkeling, kagok juga jadinya hahaha)

DCIM100GOPROGOPR0222.

DCIM100GOPROGOPR0222.

RIRX6477

Siangnya kami berlabuh di sebuah pulau kecil berpenghuni untuk menikmati makan siang, menikmati santapan sederhana dengan pemandangan laut yang mempesona semakin menambah nikmatnya makan siang kami ( sepertinya penggambaran yang berlebihan ya? hehe ) setelah makan siang kami menyusuri pulau tersebut, pulau tersebut ternyata berpenghuni bahkan sesekali kami berpapasan dengan warga yang mengendarai sepeda motor, kadang juga berpapasan dengan warga yang sedang memikul tumpukan kayu kering, kami disapa dengan sangat ramah, kearifan lokal yang sangat menenangkan.

Setelah makan siang kami ke spot snorkeling ketiga, tingkat kedalamannya pun lebih dalam. Biota lautnya pun lebih beragam, terumbu karang yang ada di spot ini adalah terumbu karang buatan, sehingga besarannya pun cukup seragam. Mungkin karena ombaknya, sayanya cepat merasa lelah (hahaha, alasan ini mah) dan akhirnya memutuskan naik ke perahu lebih awal dan menikmati keramaian orang-orang yang sedang snorkeling dan mengambil beberapa gambar dengan sudut yang berbeda, juga memberi saya waktu untuk menikmati sekeliling, mengamati tingkah polah orang-orang yang snorkeling (saking ramainya kami sering bertabrakan, pada saat itu ada kurang lebih 8 perahu yang sedang berada di spot itu), menikmati hembusan angin sore (sayangnya cemilan kami tertinggal di  mobil, kalau ngak, pastinya saya sedang ngemil saat itu). Terumbu karang buatan ini merupakan salah satu langkah untuk melestarikan lingkungan, kita sebagai wisatawan juga bisa berpartisipasi tentunya, salah satunya jangan membuang sampah kita di sembarang tempat, orang keren itu ngak buang sampah disembarang tempat, bener ngak? 🙂

EDFA0664

Sebelum kami kembali ke dermaga, kami sejenak menikmati keindahan pasir putih seperti gambar diatas. Villa berdermaga tersebut adalah area terlarang bagi wisatawan dikarenakan merupakan properti pribadi, namun tidak membatasi kami untuk mengambil foto berlatar villa cantik tersebut. Perjalanan kembali kami ke dermaga terasa lebih lama dari pada saat berangkat pagi tadi, kami segera beberes sesampainya kami didermaga, menyelesaikan urusan administrasi (maksudnya pembayaran) dengan travel dan kembali ke kota lampung. Teman – teman selain saya tentunya akan menggunakan kereta api menuju ke Palembang sedangkan saya akan menuju Jakarta esok harinya menggunakan pesawat udara, sebelum berpisah tentu saja kami menikmati kelezatan bakso sony yang tersohor. Perut terisi dan kembali ke hotel, saatnya untuk beristirahat. Berharap perjalanan teman-teman menyenangkan (perjalanan terakhir saya menggunakan kereta api dari Lampung – Palembang selama 15 jam cukup melelahkan). Dan terima kasih sudah mau membaca tulisan ini sampai habis….. mari berlibur ke pantai 😉

IMG_2187

Tulisan ini juga diperuntukan untuk mengikuti blog competition #travelingwitherigo dan #blogcompetitionerigo2016 .Selamat menjelajah nusantara teman-teman.

Manado

Manado, merupakan ibu kota propinsi Sulawesi Utara dan terkenal dengan wisata baharinya, walaupun saya tumbuh besar di Sulawesi namun belum pernah sempat berkunjung ke kota Manado hingga beberapa waktu yang lalu saya ditugaskan kesana.

image

Dihari jumat setelah kami menyelesaikan pekerjaan, kami putuskan untuk mengunjungi danau linow yang terletak di kecamatan Tomohon selatan dengan menyewa rental mobil yang tersedia didepan hotel kami, itupun setelah tawar menawar yang cukup alot (tetep jangan lupa untuk menawar dengan harga yang manusiawi tentunya) oh iya, pada saat tugas disana, saya menginap di hotel Gran Puri Manado, perbandingan harga dengan fasilitas  serta pelayanan yang tersedia cukup memuaskan, untuk varian sarapan saya rasa masih butuh variasi tambahan ^_^ kembali ke pembahasan Danau Linow, setibanya kami disana, hari sudah menjelang malam dan kami disambut dengan hembusan angin sore yang dingin. Tiket masuk yang kami bayarkan sudah include dengan segelas minuman hangat, kopi atau teh…. bisa dipilih sesuai dengan selera. Pemandangan yang disungguhkan sangat memanjakan mata. Menikmati pemandangan sembari menikmati makanan yang bisa kita beli di restoran yang terletak di pinggir Danau Linow, hari menjelang malam dan perut kenyang 😆 saatnya kembali ke hotel untuk beristirahat.

image

Muka-muka lelahnya kelihatan ya 😀 maap

image

Keesokan harinya, beberapa teman akan kembali ke Jakarta di sore hari, untuk itu kami putuskan menyewa salah satu travel agent untuk membantu kami agar dapat menikmati keindahan Pulau Bunaken selama setelah hari. Setelah sarapan pagi kami berangkat ke pelabuhan, kami kemudian naik perahu ke Pulau Bunaken, ditengah perjalanan kami mengganti perahu yang membuat kami dapat menikmati keindahan bawah laut tanpa harus basah 😆

Setelah menikmati keindahan bawah laut, kami kembali berganti perahu yang kami pakai diawal perjalanan. Dan akhirnya berlabuh di Pulau Bunaken.

image

Berjalan sebentar dipesisir pulau dan menikmati makan siang di Pulau Bunaken, berbelanja souvenir khas bunaken serta berfoto bersama dengan bintang laut 😊  Walaupun dengan waktu yang terbatas, saya menikmati perjalanan ke kota Manado, berharap bisa kembali lagi ke kota ini, menikmati wisata alamnya. See ya

IMG_2187

Tulisan ini juga diperuntukan untuk mengikuti blog competition #travelingwitherigo dan #blogcompetitionerigo2016 .Selamat menjelajah nusantara teman-teman.