Pegunungan Bromo (Part 2)

Akhirnya untuk pertama kalinya, gue bisa berkunjung ke Bromo, tiket pesawat dan rencana liburan yang udah disusun dari tahun lalu akhirnya bisa terealisasi juga. Dini hari kami sampai di area parkir terakhir dan harus melanjutkan sisa perjalanan dengan menggunakan jeep karena medan yang lumayan sulit untuk bisa dilewati kendaraan kami (oh iya, biaya jeepnya sekitar Rp. 650.000 untuk 4 daerah kunjungan). Perjalanan dengan jeep dimulai sekitar pukul 03:30 dini hari agar kami bisa melihat matahari terbit, perjalanannya seru dan agak bikin deg-degan. Dimulai dengan semacam reli antar jeep, seakan-akan ada perlombaan adu balap.. Seru sih, tapi itu hanya awalnya saja selanjutnya perjalanan berjalan dengan baik, tiap driver bekerjasama untuk mendapat jalan yang bisa dilalui karena kami termasuk jeep yang berangkat awal yang nantinya jalur kami bisa digunakan jeep lain sebagai petunjuk. Sebelum kami, ada dua jeep yang terjebak hingga tidak bisa melanjutkan perjalanan, akhirnya kami berhasil melewati lahan berpasir dan menemukan jalan beraspal. Gue kira sisa perjalanan akan lancar, namun ternyata kabutnya sangat tebal bahkan untuk melihat jalan sangat sulit, untunglah para driver saling bekerja sama hingga kita bisa sampai. Jeep diparkir dan kami melanjutkan sisa perjalanan dengan berjalan kaki, menaiki jalan yang menanjak dengan tetap ditemani udara pagi yang membuat mengigil.
IMG_8525
Sesampainya dipuncak, suasana udah mulai rame, akhirnya diputuskan untuk mencari tempat didepan, biar nantinya bisa dapat spot yang bagus buat moto, dengan sabar kami nunggu hingga matahari terbit. Dan akhirnya…… keindahan alam yang tersaji di depan kami begitu mentari mulai menampakkan dirinya, sungguh ….. sangat indah ciptaan Tuhan (agak lebay ya).
mentari bromo IMG_8463
IMG_8503
IMG_8499
Setelah melihat mentari di pengunungan bromo kita melanjutkan perjalanan ke kawah Bromo, medan kesananya sih mulus tapi yang berat saat menaiki anak tangga ke puncak kawah Bromo, ampe gue sempet-sempetnya ngitung…ada 240 anak tangga (naiknya ngos-ngosan jadi musti istirahat…buat napas agak susah), tapi kata orang lebih dari itu. Pulangnya ngak kuat pake kaki sendiri hehe akhirnya naik kuda (pertama kali nya gue naik kuda dipegunungan)
IMG_8538
IMG_8563IMG_8561
IMG_8565
IMG_8557
Setelah liat kawah Bromo kita lanjut ke bagian perbukitan, kata orang namanya bukit teletabis (bener ngak tuh?)
IMG_8574 IMG_8586
IMG_8582 IMG_8597
Lanjut ke padang Safana…. ngak banyak foto yang bisa gue ambil soalnya si cann udah keburu lobet ^_^
IMG_8629 IMG_8632 IMG_8626 IMG_8620
To be continue
Iklan

Liburan? (part 1)

Umumnya setiap orang pernah jenuh dengan keadaan rutin mereka baik itu belajar ataupun bekerja, benar ngak? Begitupun dengan kami, Ujian final di kampus sudah usai dan juga ada hari libur kejepit (hari kamis tanggalnya merah euy), tiket yang sudah dibeli dari tahun sebelumnya akhirnya bisa digunakan. Menyisikan dana untuk biaya liburan, menyelesaikan tugas kuliah dan beberapa pekerjaan kantor yang mendesak, ngurusin ijin dan cuti, transpor ke bandara dan hal-hal lainnya akhirnya siang itu kami berangkat dari Palembang menuju Surabaya dengan transit di Jakarta.

IMG_8425

IMG_8423
Perjalanannya agak lama tapi berhubung perginya agak rame jadi ngak begitu bosan, Ahh bener-bener berasa mau liburan jadinya. Berangkat dari Palembang siang hari dengan transit Jakarta lalu pesawat ke Surabayanya delay hingga kami harus berangkat malam. Walaupun begitu Alhamdulillah akhirnya sampai di Surabaya dengan selamat, setelah mengurus bagasi dan nunggu jemputan hal pertama yang kami pikirkan adalah “makan malam” hehehe laper euy.

photo(10)

Setelah makan rencana awalnya kami akan langsung menuju Bromo tapi berhubung salah satu temen kami lagi kena musibah, papanya kena kecelakaan dan di rawat di salah satu rumah sakit di Surabaya kami sempatkan mampir sebentar. Dan setelah itu kami melanjutkanperjalanan ke Bromo untuk melihat matahari terbit (ngak pake tidur malam dulu… tapi sering jatuh tertidur dimobil hehe) bener-bener berasa bersemangat.

Bromo … kami datang.

To be continue