Entah terasa gamang, melakukan aktivitas tak berarti hanya untuk membuat waktu berlalu. Diandra tahu banyak tugas yang harus dia selesaikan sekarang, tetapi hatinya lebih mendominasi otaknya untuk sekarang ini. Pesan singkat yang diperolehnya siang tadi membuyarkan konsentrasinya entah kemana… membawa angannya terbang jauh tanpa arah tujuan yang pasti. Yuda si pengirim pesan itu, berhasil membuatnya kehilangan senyum, dan berharap di penghujung hari dia bisa menyelesaikan masalah yang mengganjal ini. Sungguh hari yang tak menyenangkan bagi Diandra.
Hari baru dengan semangat baru
Memberi hangat dalam hati
Memandang senyum yang membawa damai
Namun senyum itu hilang
Hanya karena kau
Kau yang datang lalu pergi dengan meninggalkan luka
Luka yang baru saja sembuh dan terbuka lagi
Karenamu…
continued
